k Komang Triawati - SCIENTIFIC REPOSITORY https://repository.iahn-gdepudja.ac.id/tag/komang-triawati/ Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram Mon, 08 Feb 2021 08:33:07 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.3 https://repository.iahn-gdepudja.ac.id/wp-content/uploads/2021/02/LOGO-IAHN-300-150x150.png Komang Triawati - SCIENTIFIC REPOSITORY https://repository.iahn-gdepudja.ac.id/tag/komang-triawati/ 32 32 PLURALITAS DAN HARMONI SOSIAL: ORANG BALI DI TOILI KABUPATEN BANGGAI https://repository.iahn-gdepudja.ac.id/proceedings/pluralitas-dan-harmoni-sosial-orang-bali-di-toili-kabupaten-banggai-2/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pluralitas-dan-harmoni-sosial-orang-bali-di-toili-kabupaten-banggai-2 Mon, 08 Feb 2021 07:26:56 +0000 https://repository.iahn-gdepudja.ac.id/?p=92 View / Open Author Komang Triawati Date Nopember 2020 Tulisan ini mengaji pluralitas masyarakat Toili di Kabupaten Banggai. Ada dua pertanyaan pokok yang hendak dijawab dalam tulisan ini, yaitu (1) seperti apa keragaman masyarakat Toili di Kabupaten Banggai? (2) Bagaimana Read More ...

The post PLURALITAS DAN HARMONI SOSIAL: ORANG BALI DI TOILI KABUPATEN BANGGAI first appeared on SCIENTIFIC REPOSITORY.

The post PLURALITAS DAN HARMONI SOSIAL: ORANG BALI DI TOILI KABUPATEN BANGGAI appeared first on SCIENTIFIC REPOSITORY.

]]>

View / Open

Author

Komang Triawati

Date

Nopember 2020

Tulisan ini mengaji pluralitas masyarakat Toili di Kabupaten Banggai. Ada dua pertanyaan pokok yang hendak dijawab dalam tulisan ini, yaitu (1) seperti apa keragaman masyarakat Toili di Kabupaten Banggai? (2) Bagaimana orang Bali memahami harmoni sosial pada masyarakat plural seperti itu? Wilayah Toili yang merupakan bekas daerah transmigrasi pada tahun 1979 silam menampakkan ciri pluralnya. Awalnya, wilayah ini dihuni oleh orang Taa, namun kemudian datanglah Orang Jawa, Bali, Bugis, Lombok, dan Gorontalo. Ini lantas berpengaruh pada soal keragaman agama yang dipeluk oleh masyarakat Toili. Pemeluk Islam, Hindu, Kristen, dan Budha dapat ditemui di sana. Keberagamaan masyarakat Toili terlihat dengan adanya fakta bahwa dalam satu desa terdapat tempat ibadah dua agama berbeda yang dibangun berdekatan. Hal ini terjadi sebagai akibat dari pemahaman warga masyarakat terhadap perbedaan di antara mereka. Orang Bali dikenal memiliki etos kerja yang tinggi, sikap toleransi, budaya gotong royong, sikap saling menghormati, karena adanya awig-awig atau aturan mereka sendiri. Oleh sebab itu, pluralitas menjadi bingkai harmoni sosial juga menjaga keselarasan, keseimbangan kodrat manusia itu sendiri. Berdasarkan penjelasan ini, maka Bhineka Tunggal Ika begitu terjawantahkan dalam kehidupan sehari-hari di Toili. Awig-awig menjadi dasar untuk menjaga keharmonisan dalam bingkai pluralitas di Toili. Dengan cara itu, Orang Bali melakoni hidup dalam keberagaman masyarakat Kabupaten Banggai.

The post PLURALITAS DAN HARMONI SOSIAL: ORANG BALI DI TOILI KABUPATEN BANGGAI first appeared on SCIENTIFIC REPOSITORY.

The post PLURALITAS DAN HARMONI SOSIAL: ORANG BALI DI TOILI KABUPATEN BANGGAI appeared first on SCIENTIFIC REPOSITORY.

]]>